Deadline = Stairway to Heaven (2)




Bakda magrib. Kami berkumpul di meja rapat. Sejenak aku tengadah ke langit-langit kantor, sekedar mencari kata yang tepat untuk membuka rapat budgeting di malam itu. 

Deadline = Stairway to Heaven (1)



Dalam hidup, siapapun kita akan selalu berhadapan dengan tenggat waktu atau deadline. Ada yang dikejar deadline pekerjaan kantor, tugas-tugas sekolah atau kampus, serta urusan-urusan lain yang harus diselesaikan dalam limit waktu tertentu.

Wartawan yang Baik Harus Atheis?



Dalam perjalanan hidup saya menekuni dunia jurnalistik sejak 1989, saya kerap menemukan rekan-rekan seprofesi yang melepaskan ‘atribut’ agamanya agar bisa menjadi wartawan yang baik. Bahkan ada yang terang-terangan (sempat) mengaku dirinya Atheis, meski secara garis keturunan dirinya adalah Muslim. 

Kunci Memulai Tulisan dan Menjadi Penulis Handal



Membuat kalimat pembuka dalam menulis artikel, cerpen, novel, bahkan berita—bagi wartawan—bukanlah perkara mudah. Terkadang bisa menghabiskan waktu sekian menit hingga berjam-jam untuk menentukan kalimat yang cocok di awal tulisan atau laporan.

Walau sudah memiliki ide atau gagasan yang akan ditulis, tetap saja sulit memulainya. Hal ini juga sering dialami oleh wartawan setelah meliput suatu peristiwa. Angel (sudut pandang) laporan sudah ada di kepala, namun tetap saja sulit membuat kalimat pembuka sebagai lead (teras berita) yang akan dituliskan.

Wartawan Tak Sekedar Punya Kartu Pers



Selama ini, syarat untuk menjadi wartawan di Indonesia sangat longgar dan permisif. Siapa saja dengan gampang bisa menyandang profesi wartawan, tanpa pernah diuji dan teruji, yang bersangkutan layak atau tidak disebut wartawan.

Cara Menulis Feature



Apa itu feature? Tentu kebanyakan kita sudah tahu bentuk tulisan yang satu ini. Biasanya, feature didefinisikan sebagai artikel kreatif, kadang-kadang subyektif, yang utamanya dimaksudkan untuk membuat pembaca senang. Tulisan jenis ini memberi informasi lebih kepada pembaca tentang suatu kejadian dan keadaan atau suatu aspek kehidupan dalam masyarakat.

Lalu bagaimana cara menulisnya? Untuk penulisan feature, kita harus menggunakan teknik “berkisah”. Karena itu, penulis feature adalah orang yang pandai meramu dan mempermainkan kata-kata.

Wartawan dan Kutu Busuk (Tulisan Lama)



Sungguh naas dan memalukan bagi kami, terlebih bagi para kepala Puskesmas yang berhasil “diperas” oknum wartawan, yang membawa-bawa nama Harian Aceh. Wartawan Saf, alias Iwan, berhasil menilep jutaan rupiah dari kepala Puskesmas di Banda Aceh dan Aceh Besar. Bahkan, mungkin dari pihak-pihak lain yang tidak kita ketahui.

Kami yang ingin mengubah serta berupaya meninggikan citra dan martabat wartawan justru yang sasaran pencatutan nama. Memang, sejak semula banyak yang meragukan tekad kami. Harian Aceh dianggap akan sama dengan media “kacangan”, mentang mentang kami lahir dari “perut ibu” Aceh asli, dengan “bidan kampung”, bukan di atau dari “RS ternama”. Kami yang hanya punya tekad, mungkinkah bertahan di tengah kejamnya kepalsuan, sirik khianat, dan tipu muslihat di zaman ini?

Karakteristik Wartawan dan Kewartawanan



Jurnalistik atau kewartawanan pada intinya merupakan ilmu terapan. Seorang wartawan dituntut untuk selalu kritis dalam melihat suatu peristiwa, sehingga bisa menghasilkan karya jurnalistik yang baik dan benar.

Piramida Terbalik dan Rumus 5W+1H


Sebuah berita (stainght news) yang baik haruslah padat dan informatif. Bukan tulisan yang bertele-tele apalagi berputar-putar. Karena itu, para wartawan (terutama pemula) dianjurkan menggunakan formula “piramida terbalik” dan rumus 5W+1H dalam menulis sebuah berita.

Ranah Jurnalistik



Meski sudah terjun ke dunia jurnalistik—baik pengusaha media maupun pekerja media, banyak di antara mereka yang tidak bisa membedakan karya jurnalistik dengan yang bukan karya jurnalistik. Karena, tidak semua berita atau reportase bisa dikategorikan sebagai karya jurnalistik walau sudah dipublis di media massa. Bisa saja tulisan atau pemberitaan tersebut tidak memenuhi unsur pers dan bertentangan dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Apa Itu Jurnalistik?



Ini adalah ilmu kewartawanan, yang menjelaskan tata cara kepenulisan yang baik dan benar bagi seorang wartawan atau jurnalis.  Berdasarkan wikipedia, kewartawanan atau jurnalisme berasal dari kata journal, yang artinya catatan harian atau catatan mengenai kejadian sehari-hari. Ini bisa juga diartikan sebagai suratkabar. Sementara journal berasal dari istilah bahasa Latin, yaitu diurnalis atau orang yang melakukan pekerjaan jurnalistik.